Cara Merawat Sekring Agar Tidak Terjadi Konsleting


FUSE atau yang biasa kita sebut sekring termasuk komponen vital pada motor. Banyak sekali para pemilik kendaraan yang mengabaikan keberadaan Fuse atau sekring. Padahal fungsi dari fuse adalah sebagai pengaman agar terhindar dari kerusakan yang lebih parah pada sistem kelistikan motor yang disebabkan oleh hubungan arus pendek atau konsleting. 

Kok bisa sekring mencegah kebakaran .. ?

Ketika pada rangkaian listrik yang kita gunakan seperti pada kendaraan mobil, motor atau rangkaian listrik di rumah dan rangkaian elektronik terjadi hubung singkat/konslet, maka arus listrik yang mengalir pada rangkaian akan membesar, sehingga menyebabkan panas pada kabel penghantar, jika keadaan ini berlangsung lama, maka kabel akan terbakar dan membakar material yang ada disekitarnya yang mudah terbakar seperti kayu, kertas, plastik dll.

Dengan dipasang sekring pada rangkaian listrik, maka kebakaran akan dapat dihindari, kenapa ?, karena ketika terjadi hubung singkat pada rangkaian listrik, maka dalam waktu seper sekian detik arus listrik akan terputus dengan cepat, sehingga pada kabel penghantar tidak terjadi panas yang berlebihan dan kebakaran pun dapat dihindari. Selain itu sekring berfungsi juga untuk mengamankan rangkaian listrik atau peralatan lainnya dari kerusakan akibat dari arus berlebih.


Cara mengetahui kapasitas sekring.


Fuse sendiri memiliki tingkatan kekuatan atau ampere. Jangan sekali - kali merubah atau menambah kekuatan ampere dari fuse. Karena apabila terjadi konsleting dan fuse tidak putus, akan mengakibatkan rusaknya komponen kelistrikan yang lain. Dan hal yang paling parah bisa terjadi adalah terbakarnya kabel bodi pada motor.
 
Kapasitas sekring bisa dilihat pada bodinya, disana tertera angka yang menunjukkan kapasitas, sebagai contoh F3A 250V atau F5A 250V dll. Artinya tegangan yang diperbolehkan mengalir melalui sekring tersebut adalah maksimal sebesar 250 Volt dan arus listriknya maksimal sebesar 5 Ampere, jika arus dan tegangan listrik mengalir di atas nilai tersebut, maka sekring akan terputus.


Karena letaknya yang tersembunyi di dekat accu atau aki, sering kali terminal fuse menjadi korosi atau di hinggapi karat karena uap asam dari aki. Hal ini akan menyebabkan arus listrik terhabat dan tidak normal. Jika terminal fuse tidak konek dengan fuse dapat berakibat matinya sistem kelistikan pada motor, terlebih motor yang menggunakan pengapian DC yang 100 persen mengandalkan aki. Dan untuk merawat FUSE dengan cara pakailah cairan penetran atau anti korosi yang banyak dijual di toko spare part dekat rumah anda. Semprotkan ke terminal fuse, tunggu beberapa saat dan pasang kembali fuse di terminalnya,..... 




Demikian Bengkel Informasi Buat Bikers Newbie Mengenai, Cara Merawat Sekring Agar Tidak Terjadi Konsleting.


Silahkan Kunjungi Artikel Tentang Cara Memeriksa Kerusakan Karet (DAMPER) Gir Belakang, Semoga Bermanfaat ... 

Kunjungi terus Blog bengkeluhuy.blogspot.com Agar Anda Menjadi "UHUY" Khusunya Di Dunia Otomotif !!

Bengkel Uhuy 5/04/2013 02:20:00 PM