Hubungan Busi dengan Bahan Bakar

 Kerja busi untuk mesin motor? yang sering diketahui tentang busi adalah sumber percikan api untuk pembakaran. Benar bahwa busi berfungsi sebagai sumber percikan api, pada dasarnya ada tiga komponen yang menyebabkan terjadinya pembakaran, yakni bahan bakar, oksigen atau udara, dan panas atau api, nah disininilah kerja busi.
Pernahkah mengalami mogok karena masalah busi? Ada hubungan erat antara busi dan bahan bakar. Jika anda tahu bahwa kondisi busi juga dapat digunakan indikator irit dan borosnya penggunan bahan bakar. Lalu apa hubungan Busi dengan Bahan bakar? mari kita pelajari

Busi mempunyai arti penting pada mesin bensin seperti pada sepeda motor. Busi sebagai sumber api untuk terjadinya pembakaran. Pada dasarnya ada tiga komponen yang menyebabkan terjadinya pembakaran, yakni bahan bakar, oksigen atau udara, dan panas atau api. Funsi ketiganya jika dalam kondisi yang seimbang maka kemungkinan tidak akan terjadi masalah.

Apa penyebab busi mati? pernahkah anda tidak bisa menstarter atau menyalakan motor? dan ketika di cek ternyata masalah dengan busi.
Kemungkinan pertama adalah businya basah, bukan karena air tetapi juga bisa karena bahan bakar. Mengapa hal ini terjadi? karena antara udara dan bensin tidak seimbang, anda tahu bahwa ada pengaturan di karbu, ini salah satu fungsinya. Jika cairan dibersihkan dan dikeringkan kemungkinan motor bisa menyala.


Salah menstarter motor akibat tarikan gas yang terlalu kuat adalah penyebab bahan bakar keluar terlalu banyak dan membasahi busi. Jika motor tak mau nyala berkali-kali, bisa diindikasi busi sudah basah akibat bahan bakar. Nah…inilah fungsi disediakan alat pelepas busi di bagasi motor anda

Kemungkinan yang kedua, bisa saja busi memang suda tua dan saatnya di ganti. Tandanya elektroda di kepala busi sudah kusam atau kotor. Setiap bagian motor ada umurnya, jika pandai-pandai merawat maka ya akan sehat dan berumur panjang, dan begitu sebaliknya. Bukankah begitu..?

Busi sebagai indikator irit boros bahan bakar. Lewat warna busi, motor standar pun bisa ketahuan kalau konsumsi bahan bakarnya tidak sesuai dengan kebutuhan ruang bakar. Bisa terlalu besar atau terlalu kecil.
Buka busi dan lihat apakah elektroda busi berwarna coklat atau hitam, jika elektroda busi berwarna hitam berarti pembakaran tidak sempurna.

Penyebab elektroda busi berwarna hitam adalah akibat dari penumpukan karbon. Dalam pembakaran, kabutan bahan bakar lebih banyak komposisi bensin dibanding udara. Konsumsi bahan bakar pasti akan membengkak yang jika dibiarkan, busi akan cepat mati.

Sebaliknya, bila elektroda berwarna cokelat artinya pembakaran sempurna. Tapi jangan senang dulu kalau warnanya putih, itu berarti pembakaran terlalu kering. Warna yang pas adalah coklat. Kondisi busi bisa normal dengan setingan karbu yang normal pula karena masuknya bensin berawal dari karbu, begitu juga dengan udaranya.

Nah, apakah motor anda kategori kelebihan bahan bakar atau kekurangan, cobalah cek busi anda segera. Oya lupa, bahwa kekurangan semprotan bensin karena tidak normal bisa jadi penyebab motor tak mau lari kencang.

pedulimotor.blogspot.com